LibreOffice vs WPS Office vs OnlyOffice: Pilihan Terbaik untuk Linux
By Redaksi / Oktober 18, 2026 / No Comments / Software PC
Memilih aplikasi perkantoran di Linux sering membingungkan karena ada beberapa opsi yang sama-sama matang. LibreOffice, WPS Office, dan OnlyOffice adalah tiga nama yang paling sering muncul. Perbandingan ini membantu Anda menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dokumen sehari-hari, kerja kolaborasi, atau kompatibilitas dengan file Microsoft Office.
Kriteria yang Dipakai dalam Perbandingan
Setiap aplikasi dinilai dari empat aspek: ketersediaan fitur inti (pengolah kata, spreadsheet, presentasi), kompatibilitas format file, performa di lingkungan Linux, dan kemudahan instalasi. Aspek lisensi juga disinggung karena berpengaruh pada penggunaan jangka panjang.
LibreOffice: Standar Bawaan Distro Linux
LibreOffice biasanya sudah terpasang di sebagian besar distribusi Linux. Paket ini mencakup Writer, Calc, Impress, Draw, Base, dan Math. Fiturnya lengkap untuk penulisan dokumen panjang, pengolahan angka, dan presentasi. Dukungan format OpenDocument (ODT, ODS, ODP) menjadi andalan, tetapi ekspor ke DOCX atau XLSX juga tersedia meski terkadang ada perbedaan tata letak kecil.
Antarmuka LibreOffice terasa klasik dengan menu dan toolbar yang padat. Pengguna baru mungkin perlu waktu beradaptasi, terutama saat mengatur properti halaman. Namun, banyak panduan yang membahas topik spesifik, misalnya cara mengatur margin dan ukuran kertas di LibreOffice Writer atau cara membuat daftar isi otomatis. Ekosistem tutorialnya luas sehingga masalah umum cepat ditemukan solusinya.
Dari sisi performa, LibreOffice tergolong hemat sumber daya. Aplikasi ini berjalan lancar di perangkat dengan RAM 4 GB, meski membuka file berukuran besar bisa terasa lambat. Lisensinya open source (MPL 2.0), jadi bebas dipakai tanpa biaya.
WPS Office: Tampilan Mirip Microsoft Office
WPS Office menawarkan antarmuka yang sangat mirip dengan Microsoft Office 2013 ke atas. Pengguna yang terbiasa dengan pita menu (ribbon) akan langsung merasa familiar. Aplikasi ini tersedia untuk Linux dalam paket deb dan rpm, serta memiliki versi gratis dengan fitur dasar yang cukup.
Kompatibilitas dengan format DOCX, XLSX, dan PPTX terbilang baik. WPS sering menjadi pilihan ketika dokumen harus dibuka tanpa perubahan format berarti. Meski demikian, versi gratis menampilkan iklan dan beberapa fitur lanjutan (seperti konversi PDF ke Word) memerlukan langganan.
Performa WPS Office di Linux cukup responsif, terutama pada distribusi dengan lingkungan desktop modern. Namun, aplikasi ini tergolong lebih berat dibanding LibreOffice. Dukungan font juga perlu diperhatikan; untuk hasil maksimal, Anda mungkin perlu memasang font tambahan seperti yang dibahas dalam panduan cara memasang font baru di LibreOffice di Linux, karena prinsipnya serupa untuk WPS.
OnlyOffice: Fokus pada Kolaborasi dan Kompatibilitas
OnlyOffice Desktop Editors mengusung antarmuka tab yang rapi dan modern. Aplikasi ini menyediakan modul dokumen, spreadsheet, dan presentasi. Keunggulan utamanya adalah kompatibilitas tinggi dengan format Microsoft Office, termasuk dukungan untuk fitur seperti komentar, perubahan terlacak, dan tabel pivot.
OnlyOffice juga terintegrasi dengan layanan cloud dan grup kerja, sehingga cocok untuk tim yang perlu mengedit dokumen bersama. Versi desktop gratis tersedia untuk Linux, meski beberapa fitur kolaborasi memerlukan server OnlyOffice.
Dari segi performa, OnlyOffice membutuhkan sumber daya lebih besar daripada LibreOffice, terutama saat membuka file kompleks. Instalasinya juga sedikit lebih rumit karena memerlukan repositori tambahan atau paket Flatpak.
Perbandingan Fitur dan Kinerja
| Aspek | LibreOffice | WPS Office | OnlyOffice |
|---|---|---|---|
| Lisensi | Open source (MPL 2.0) | Freeware dengan iklan | Gratis untuk desktop, berbayar untuk kolaborasi |
| Kompatibilitas DOCX/XLSX | Baik, kadang ada pergeseran layout | Sangat baik | Sangat baik |
| Antarmuka | Klasik, padat menu | Mirip Microsoft Office | Modern dengan tab |
| Kebutuhan RAM | Ringan (minimal 2 GB) | Sedang (minimal 4 GB) | Berat (minimal 4 GB, disarankan 8 GB) |
| Kolaborasi online | Terbatas | Fitur cloud berbayar | Terintegrasi (perlu server) |
Untuk pekerjaan administrasi ringan seperti surat-menyurat atau laporan sederhana, LibreOffice sudah lebih dari cukup. Jika Anda sering bertukar file dengan pengguna Microsoft Office dan ingin tampilan yang sama, WPS Office atau OnlyOffice lebih aman. OnlyOffice unggul dalam kolaborasi tim, tetapi konsumsi sumber dayanya perlu dipertimbangkan pada laptop lama.
Bagi yang baru pertama kali menggunakan Linux, penting untuk mengetahui cara install aplikasi di Ubuntu atau distro lain. Sebagian besar aplikasi ini tersedia di repositori resmi atau melalui Flatpak. Untuk aplikasi office ringan, ada baiknya melihat perbandingan aplikasi office ringan untuk Linux yang membahas opsi lebih hemat sumber daya.
Catatan tentang Integrasi dan Penggunaan Sehari-hari
Semua aplikasi di atas mendukung penyimpanan ke format PDF. LibreOffice memiliki opsi ekspor PDF yang cukup lengkap, sementara WPS dan OnlyOffice menyediakan fitur serupa dengan antarmuka yang lebih sederhana. Untuk keperluan surat massal, fitur mail merge di LibreOffice bisa diandalkan, seperti dijelaskan dalam panduan cara mail merge LibreOffice untuk surat massal.
Jika Anda mengelola situs web atau aplikasi berbasis browser, kebutuhan office tidak selalu berhenti pada dokumen. Kadang Anda perlu menguji formulir pendaftaran; ada baiknya memahami cara mengukur usability formulir pendaftaran dengan task success rate. Untuk pengembangan web, teknik seperti cara membuat load more dengan jQuery tanpa plugin juga bisa berguna. Ini menunjukkan bahwa aplikasi perkantoran hanyalah salah satu bagian dari ekosistem kerja di Linux.
Rekomendasi Berdasarkan Profil Pengguna
- Pengguna rumahan dan pelajar: LibreOffice karena gratis, ringan, dan sudah terpasang.
- Profesional yang sering bertukar file Office: WPS Office atau OnlyOffice untuk kompatibilitas maksimal.
- Tim dengan kebutuhan kolaborasi: OnlyOffice dengan server atau layanan cloud.
- Laptop berspesifikasi rendah: LibreOffice atau aplikasi office ringan lainnya.
Ringkasan
LibreOffice menang di sisi keterbukaan dan ringannya sumber daya. WPS Office unggul dalam kemiripan antarmuka dengan Microsoft Office. OnlyOffice menawarkan kolaborasi dan kompatibilitas modern. Tidak ada satu pemenang mutlak; pilih yang paling cocok dengan alur kerja Anda. Cobalah memasang lebih dari satu untuk melihat mana yang paling nyaman.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah LibreOffice bisa membuka file DOCX dengan format yang sama persis?
LibreOffice dapat membuka DOCX, tetapi tata letak kadang bergeser terutama untuk dokumen dengan elemen kompleks. Untuk kompatibilitas paling tinggi, WPS Office atau OnlyOffice lebih disarankan.
Apakah WPS Office gratis di Linux?
WPS Office menyediakan versi gratis dengan fitur dasar. Beberapa fitur lanjutan dan penghilangan iklan memerlukan langganan berbayar.
Apakah OnlyOffice memerlukan server untuk digunakan di desktop?
Tidak. OnlyOffice Desktop Editors dapat diinstal dan digunakan secara lokal tanpa server. Fitur kolaborasi daring memerlukan server OnlyOffice atau layanan cloud.